Tapirus indicus

10 Januari 2024
User Image Gambar 10 Januari 2024
user-avatar
Taksonomi

Kingdom (Animalia)

Phylum (Chordata)

Class (Mamalia)

Ordo (Perissodactyla)

Family (Tapiridae)

Genus (Tapirus)

Spesies (Tapirus indicus)

Catatan

Catatan

a)  Ciri-ciri Morfologi

Panjang tubuh Tapir Asia hanya sekitar 1,8 meter, tetapi ada beberapa individu yang tubuhnya mencapai 2,4 meter. Sedangkan tinggi tubuhnya jika dihitung dari telapak kaki sampai punggung berkisar antara 90 cm sampai 107 cm. Meski bertubuh lebih kecil namun kenyataannya berat badan Tapir Asia cukup berat, karena bisa mencapai 250 kg hingga 320 kg.Ukuran tubuh tapir betina cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan tubuh pejantan. Meski begitu ciri fisik antara keduanya tetap sama, yakni bertubuh gemuk, berotot serta memiliki ekor pendek. Kaki depan satwa ini mempunyai empat kuku, sedangkan kaki belakangnya hanya memiliki tiga kuku.

Moncong atau belalai pada tapir adalah bagian paling unik dan sekaligus menjadi ciri khas binatang herbivora ini. Moncong tersebut cukup panjang namun tak sepanjang belalai gajah. Biasanya tapir akan merapatkan moncongnya di tanah saat berjalan. Selain itu moncongnya juga sangat elastis dan lentur sehingga mudah untuk digerakkan.

Selain moncong yang khas, warna tubuhnya juga cukup menarik karena di bagian bahu sampai pantatnya memiliki warna terang antara putih hingga abu-abu menyerupai pelana. Sedangkan bagian tubuh lainnya berwarna hitam, kecuali ujung telinga yang juga memiliki warna putih. Kombinasi warna ini memudahkan tapir untuk melakukan kamuflase di hutan.

b)  Habitat

Tapir menyukai hidup di dekat sumber air seperti aliran sungai yang juga didukung dengan keberadaan pepohonan sebagai sumber makanannya. Oleh sebab itu wilayah hutan menjadi tempat hidup atau habitat alami dari satwa satu ini. Habitat utama untuk spesies Tapirus indicus adalah hutan di kawasan Asia.

Kawasan hutan hujan tropis yang umumnya terdapat di kawasan Asia Tenggara adalah habitat hidup paling efektif dan baik untuk populasi tapir.  Di Pulau Sumatera tapir terlihat kerap melintas di sepanjang wilayah hutan dataran rendah, akan tetapi ada juga yang hidup di dataran tinggi pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

c)  Peranan

Tapir berperan dalam meningkatkan jumlah makanan bagi spesies lain. Tapir juga disebut sebagai satwa pemencar biji, karenanya kebiasaan makan tersebut memberi peran besar terhadap regenerasi hutan.

d)  Persebaran



(Sumber: Traeholt, C. 2014)

 

Tapirus indicus saat ini hanya dijumpai di kawasan Asia Tenggara. Wilayah yang menjadi habitatnya adalah hutan Myanmar, Thailand, Semenanjung Malaysia, sampai Indonesia. Di Indonesia sendiri tapir hanya dijumpai di wilayah Sumatera sepanjang Danau Toba hingga Provinsi Lampung.

e)  Status Konservasi

Status tapir, menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkannya dalam kategori endangered atau memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi. Status dalam daftar merah IUCN juga berarti spesies ini berpeluang punah > 20 persen dalam kurun waktu 20 tahun.

Klik untuk melihat peta