Orictolagus cuniculus

18 Oktober 2023
User Image Gambar 18 Oktober 2023
user-avatar
Taksonomi

Kingdom (Animalia)

Phylum (Chordata)

Class (Mamalia)

Ordo (Lagomorpha)

Family (Leporidae)

Genus (Orictolagus)

Spesies (Orictolagus cuniculus)

Catatan

Catatan

·      Ciri-ciri Morfologi

Kelinci adalah mamalia kecil berbulu dengan telinga panjang, ekor berbulu pendek, dan kaki belakang yang kuat dan besar. Mereka mempunyai 2 pasang gigi seri tajam (gigi depan), satu pasang di atas dan satu pasang di bawah. Mereka juga memiliki 2 pasak gigi di belakang gigi seri atas. Gigi mereka secara khusus disesuaikan untuk menggerogoti dan tumbuh terus menerus sepanjang hidup mereka. Dengan menggunakan kaki belakangnya yang kuat, kelinci bergerak dengan cara melompat. Mereka memiliki 4 jari kaki di kaki belakangnya yang panjang dan berselaput agar tidak melebar saat melompat. Cakar depannya masing-masing memiliki 5 jari. Beberapa spesies kelinci dapat mencapai kecepatan 35 hingga 45 mil per jam (56 hingga 72 kilometer per jam). Kelinci muda sepertinya berjalan, bukannya melompat. Kelinci bervariasi dalam warna dan ukuran, beratnya berkisar antara 2 hingga 16 pon (1 hingga 7 kilogram), tergantung pada rasnya.

·      Habitat

Habitat kelinci cenderung di alam liar seperti di padang rumput atau ladang tanaman dengan pagar tanaman, Semak belukar dan bukit pasir. Mereka tinggal di liang yang digali sendiri atau oleh makhluk lain.

·      Peranan

Peranan kelinci dalam ekosistem sangat beragam, mulai dari binatang hias, penghasil kompos dari kotoran/fesesnya, tulangnya digunakan sebagai bahan tepung tulang, penghasil daging yang mempunyai gizi tinggi serta rambut dan kulitnya dapat digunakan sebagai bahan kerajinan.

·      Persebaran




(Sumber: Villafuerte, R. & Delibes-Mateos, M. 2019)

 

Kelinci tersebar dari wilayah Eropa termasuk Spanyol, Prancis, Inggris, dan Denmark. Selain itu, Kelinci juga tersebar di wilayah Asia dan Australia.

 

·      Status Konservasi

Kelinci termasuk dalam kategori "Endangered" atau "Terancam Punah" oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature), mereka dianggap terancam punah karena disebabkan oleh perdagangan dan perburuan liar secara ilegal.

Klik untuk melihat peta
-
-
-