Kingdom (Animalia)
Phylum (Chordata)
Class (Mamalia)
Ordo (Carnivora)
Family (Ursidae)
Genus (Helarctos)
Spesies (Helarctos malayanus)
Catatan
a)
Ciri-ciri
Morfologi
Beruang
madu (Helarctos malayanus) mempunyai panjang tubuh sekitar 1,4 m dengan tinggi
punggungnya sekitar 70 cm. Beruang madu dewasa mempunyai berat tubuh antara
50-65 kg. Dengan ukuran tubuh ini, menjadikan Beruang madu sebagai beruang
terkecil jika dibandingkan dengan 8 jenis beruang yang ada di dunia.
Beruang
madu berwarna hitam, dengan bulu yang keputih-putihan atau kuning di dadanya.
Moncongnya berwarna lebih cerah dari warna dadanya. Beruang madu mempunyai kuku
yang panjang-panjang dan terdiri dari masing-masing lima pada sepasang kaki
depan dan belakang. Kaki depannya menghadap ke dalam dan tapaknya licin. Dengan
kukunya dan bentuk kakinya inilah Beruang madu mampu memanjat pohon-pohon yang
berbatang lurus dan tinggi dengan cepat dan mudah.
b)
Habitat
Beruang
madu hidup di hutan-hutan dataran rendah, hutan perbukitan, dan perbukitan atas
sampai ketinggian 1.500 meter.
c)
Peranan
Beruang
madu berperan sebagai pemencar tumbuhan hutan. Hal ini karena beruang madu
memakan buah atau bagian tumbuhan lebih dari 50 jenis tumbuhan dan memakan
lebih dari 100 jenis serangga (insekta)
d) Persebaran
(Sumber:
Arumbi, R. 2011)
Penyebarannya
mulai dari Bangladesh; Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Indonesia,
Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia beruang madu
terdapat di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kawasan TN. Tesso Nilo merupakan
salah satu kawasan konservasi yang merupakan habitat beruang madu.
a)
Status
Konservasi
Beruang madu
merupakan hewan dengan status yang dilindungi. Sedangkan, menurut International
Union for Conservation of Nature IUCN statusnya masuk dalam kategori Critically
Endangered/ Kritis dalam Redlist IUCN.
Siti Rohmah Nur Syayyidah
Member