Equus caballus

25 Oktober 2023
User Image Gambar 25 Oktober 2023
user-avatar
Taksonomi

Kingdom (Animalia)

Phylum (Chordata)

Class (Mamalia)

Ordo (Perissodactyla)

Family (Equidae)

Genus (Equus )

Spesies (Equus caballus )

Catatan

Catatan

·      Ciri-ciri Morfologi

Kuda merupakan hewan berkuku dengan postur kaki unguligrade, kuku berbentuk lonjong satu digit, ekor panjang, bulu pendek, kaki ramping panjang, tubuh berotot dan dalam, leher tebal panjang, dan kepala besar memanjang. Surai adalah bagian rambut kasar yang memanjang di sepanjang sisi punggung leher baik pada spesies domestik maupun liar. Namun kuda liar memiliki surai dengan bulu pendek yang tetap tegak sedangkan kuda peliharaan memiliki bulu surai yang lebih panjang dan tidak tegak. Garis tengah punggung, garis gelap yang memanjang dari surai hingga ekor, terkadang ada, terutama pada tipe liar. Giginya khusus untuk merumput, dengan gigi pipi hypsodont. Rumus giginya adalah 3/3, 0-1/0-1, 3-4/3-4, dan 3/3. Kuda yang baru lahir memiliki rambut keriting dan surai yang lebih halus daripada kuda dewasa sebelum berganti kulit dan menumbuhkan bulu musim dinginnya. Mantel musim dingin mulai berkembang pada bulan September dan Oktober, dan tumbuh sepenuhnya pada bulan Desember. Mereka mulai berganti kulit di musim panas selama 56 hari untuk dewasa atau 75 hari untuk bayi baru lahir. Mantel musim dingin biasanya lebih tebal dan bagian atas ekornya biasanya memiliki rambut pendek, membentuk jambul.

·      Habitat

Habitat yang disukai kuda adalah padang rumput sejuk dan beriklim sedang, stepa, dan sabana, tetapi mereka juga menempati semi-gurun, rawa, rawa, dan hutan.

·      Peranan

Sebagai hewan penggembala, kuda mempengaruhi keanekaragaman dan struktur ekosistem tempat manusia tinggal. Di beberapa tempat, kuda berperan penting dalam penyebaran benih pohon tertentu. Ada lebih dari 150 spesies parasit yang terdokumentasi pada kuda.

·      Persebaran




(Sumber : King, S.R.B., Boyd, L., Zimmermann, W. & Kendall, B.E. 2015)

 

Kuda asli berasal dari Asia Tengah termasuk Mongolia. Tetapi sekarang telah menyebar di seluruh dunia karena domestikasi oleh manusia, sehingga manusia melakukan budidaya kuda atau peternakan kuda. Di Indonesia kuda tersebar di daerah Nusa Tenggara.

 

·      Status Konervasi

Kuda termasuk dalam kategori "Endangered" atau "Terancam Punah" oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature), mereka dianggap terancam punah karena disebabkan oleh perdagangan. Walaupun Kuda sering dibudidaya akan tetapi kategori tersebut masih dalam keadaan status terancam punah.

Klik untuk melihat peta