Kingdom (Animalia)
Phylum (Chordata)
Class (Mamalia)
Ordo (Cetartiodactyle)
Family (Bovidae)
Genus (Taurotragus)
Spesies (Eland)
Catatan
· Ciri-ciri Morfologi
Eland adalah antelop terbesar yang
memiliki tanduk spiral. Bulu
mereka berbeda secara geografis, dengan eland di bagian utara wilayah
jelajahnya memiliki ciri khas (garis-garis pada batang tubuh, tanda pada kaki,
garter gelap, dan jambul tulang belakang) yang tidak ada di selatan. Selain
surainya yang kasar, bulunya juga halus. Eland betina mempunyai bulu berwarna
coklat, sedangkan jantan lebih gelap dengan semburat abu-abu kebiruan. Seiring
bertambahnya usia eland jantan, bulunya menjadi lebih abu-abu. Eland jantan
juga memiliki bulu lebat di dahi mereka dan dewlap besar di tenggorokan mereka.
Kedua jenis kelamin memiliki tanduk dengan punggung spiral yang stabil
(menyerupai tanduk semak). Tanduknya terlihat sebagai tunas kecil pada bayi
baru lahir dan tumbuh dengan cepat selama tujuh bulan pertama. Tanduk jantan
lebih tebal dan lebih pendek dibandingkan tanduk betina (tanduk jantan memiliki
panjang 43.066 cm (17-26 inci) dan tanduk betina 51-69 cm (20-27 inci)), serta
memiliki spiral yang lebih rapat. Jantan menggunakan tanduknya selama musim
kawin untuk bergulat dan bertengkar dengan lawannya, sementara betina
menggunakan tanduknya untuk melindungi anak-anaknya dari pemangsa.
· Habitat
Habitat antelop di padang rumput,
sabana dan semak berlukar, dengan wilayah terbuka hingga semi-gurun.
· Peranan
Eland adalah sumber makanan penting bagi
banyak predator besar, terutama cheetah, singa, hyena, anjing liar Afrika, dan
lain-lain. Eland juga termasuk hewan dalam pentingnya rantai
makanan di wilayah afrika.
· Persebaran
(Sumber: IUCN SSC Antelope Specialist
Group. 2016)
Eland tersebar di
wilayah Afrika Barat dan Timur, termasuk Kamerun, Mali, sudan Selatan dan
Senegal
· Status Konservasi
Eland terdaftar dalam spesies resiko rendah (Least
Concern) oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature).
Nike Nadina
Member