Kingdom (Animalia)
Phylum (Chordata)
Class (Mamalia)
Ordo (Artiodactyla)
Family (Bovidae)
Genus (Bos)
Spesies (Bos javanicus)
Catatan
· Ciri-ciri Morfologi
Banteng memiliki panjang total tubuh
berkisar antara 190 hingga 225 cm dan tinggi bahu rata-rata 160 cm. Ekornya
berukuran 65 hingga 70 cm dan beratnya antara 600 dan 800 kg. Pada banteng
jantan dan betina memiliki ciri khas stoking putih dan pantat putih, serta
moncong putih dan bintik putih di atas mata. Banteng betina berwarna coklat
sampai coklat kemerahan dengan garis punggung gelap. Tanduknya yang pendek
berbentuk bulan sabit mengarah ke dalam di ujungnya dan penampilannya ramping
dan sangat mirip sapi. Banteng jantan berwarna coklat kehitaman sampai biru
kehitaman dengan tanduk lebih bersudut dan mengarah ke luar lalu ke atas,
dengan ujungnya mengarah ke dalam. Tanduk pada jantan tumbuh sepanjang 60
hingga 75 cm dan dihubungkan di pangkalnya dengan tambalan seperti tanduk di
dahi. Kedua jenis kelamin memiliki sedikit punuk di punggung mereka di atas bahu.
· Habitat
Banteng mempunyai habitat di daerah berhutan
lebat ataupun hutan bersemak mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 2.100
mdpl.
· Peranan
Banteng merupakan anggota penting
ekosistem tempat mereka tinggal. Mereka penting dalam siklus nutrisi dan
mempengaruhi komposisi komunitas tumbuhan melalui aktivitas penggembalaan dan
penjelajahan.
· Persebaran
(Sumber: Gardner, P., Hedges, S.,
Pudyatmoko, S., Gray, T.N.E. & Timmins, R.J. 2016)
Persebaran banteng mulai
dari Kamboja, Indonesia (Jawa, Bali, dan Kalimantan), Laos, Malaysia, Thailand,
Myanmar, dan Vietnam.
· Status Konservasi
Status banteng, menurut International
Union for Conservation of Nature (IUCN) memasukkannya dalam kategori “endangered” atau
memiliki risiko kepunahan yang sangat tinggi.
Fitri Aryanti
Member