Kingdom (Animalia)
Phylum (Chordata)
Class (Mamalia)
Ordo (Artiodactyla)
Family (Bovidae)
Genus (Bos)
Spesies (Bos Taurus)
Catatan
· Ciri-ciri Morfologi
Sapi adalah hewan yang besar dan kokoh. Berat
badan berkisar antara 147 kilogram hingga 1363 kilogram, dan tinggi badan 49-52
inci. Tubuhnya ditumbuhi rambut pendek yang warnanya bervariasi dari hitam
hingga putih, coklat kemerahan, dan coklat. Sapi domestik mempunyai leher
pendek dengan dewlap menggantung di bawah dagu. Mereka mempunyai dua tanduk
berongga dan ekor berumbai panjang. Mereka dapat digunakan sebagai hewan
pekerja untuk membajak dan memindahkan beban berat. Sapi peliharaan tidak
memiliki gigi seri atas, melainkan memiliki lapisan tebal yang disebut bantalan
gigi. Rahangnya dirancang untuk gerakan penggilingan melingkar yang digunakan
untuk menghancurkan tumbuhan kasar.
· Habitat
Habitat sapi adalah di padang
rumput. Sapi dapat bertahan hidup di habitat mana pun
dengan vegetasi yang cukup dan mendapat perlindungan dari predator. Padang
rumput merupakan suatu kawasan yang vegetasinya didominasi oleh tutupan rumput
yang terus menerus. Rumput sebagai makanan pokok bagi sapi.
· Peranan
Sapi memodifikasi lingkungan melalui
penggembalaan. Sapi domestik dimanfaatkan secara luas oleh manusia untuk
berbagai keperluan. Sapi dimanfaatkan terutama untuk produk susu (susu, keju,
dll.) dan daging. Mereka juga digunakan untuk bahan-bahan seperti obat-obatan,
lem, sabun, dan kulit. Jantan digunakan untuk menarik beban besar atau membajak
tanah karena ukuran dan kekuatannya yang besar. Kotoran merupakan sumber pupuk
dan bahan bakar yang baik. Sapi juga seringkali penting secara budaya dan
sebagai bentuk mata uang.
· Persebaran
(Sumber: Cooke, F. & Bruce, J. 2011)
Sapi diperkirakan berasal dari Asia
Tengah, kemudian menyebar ke Eropa, Afrika dan seluruh wilayah Asia. Menjelang
akhir abad ke-19, sapi Ongole dari India dimasukkan ke pulau Sumba dan sejak
saat itu pulau tersebut dijadikan tempat pembiakan sapi Ongole murni. Selain itu, sapi
dapat hidup di wilayah Amerika Latin, yaitu Brazil.
· Status Konservasi
Dilansir dari
situs website Smithsonian’s National Zoo & Conservation Biology
Institute sapi dalam status konservasi tidak dapat di evaluasi statusnya.
Karena sapi termasuk hewan domestic yang perkembangannya selalu di budidaya.
Iqmal Meilandi Sudrajat
Member