a) Ciri-ciri
Morfologi
Rusa totol mempunyai lingkar dada 75-79 cm;
panjang ekor 20-30 cm; serta tinggi bahu 110-40 cm. Bobot satwa dewasa 75-100
Kg. Rata-rata rusa jantan mencapai 70-90 kg dengan tinggi mencapai 90 cm, sedangkan
berat betina mencapai 40-50 kg, dengan tinggi 80 cm dan berat lahir 3,5 kg.
Rusa cantik ini memiliki kulit yang berwarna
coklat kemerah-merahan, penuh dengan motif bintik-bintik besar berwarna putih.
Garis gelap terlihat membujur sepanjang punggung, bagian perut dan kaki
berwarna putih. Pada lehernya terdapat bagian yang berwarna putih, dengan
moncong yang berwarna lebih gelap bila berbanding dengan bagian wajah. Ekornya
berukuran lebih besar ketimbang jenis rusa pada umumnya. Selain itu, jantannya
memiliki alat pertahanan berupa tanduk (ranggah).
b) Habitat
Rusa Totol merupakan satwa yang berasal dari
India. Memiliki habitat di hutan dan tepian sungai, mereka juga dapat
ditemukan hampir di sebagian negara wilayah tropis dan subtropis.
c) Peranan
Rusa tutul (Axis axis) merupakan salah
satu komponen pembentuk ekosistem hutan dan memiliki peranan yang sangat
penting dalam siklus rantai makanan.
d) Persebaran
(Sumber: Duckworth, 2014)
Rusa totol secara alami tersebar di India, Sri
Lanka, Nepal, Bhutan, dan Bangladesh. Rusa totol diintroduksi ke Argentina,
Armenia, Australia, Brazil, Kroasia, Moldova, Pakistan, Papua Nugini, Ukraina;
Amerika Serikat, dan Uruguay.
e) Status
Konservasi
Rusa Tutul masuk kedalam spesies dengan resiko
rendah dalam (Least Concern) oleh IUCN (International
Union for Conservation of Nature). Meskipun satwa ini dapat ditemukan
hampir di seluruh belahan dunia, namun populasinya dapat terus berkurang akibat
kehilangan habitat aslinya.
Member