Kingdom (Animalia)
Phylum (Chordata)
Class (Mamalia)
Ordo (Diprotodontia)
Family (Petauridae)
Genus (Petaurus )
Spesies ( Sugar Glider ( Petaurus breviceps ) )
Catatan
·
Ciri-Ciri
Morfologi
Sugar glider memiliki ukuran tubuh yang
kecil dengan panjang kepala dan badan berkisar 120 – 350 mm. Panjang ekornya
mencapai 150 – 480 mm, sedangkan kaki belakang mereka ahli ketahui 60 mm. Rata-rata
bobot badan sugar glider berkisar 50 – 150 g. Sugar glider memiliki rambut atau
bulu yang lembut dengan corak warna cokelat abu-abu atau cokelat kemerahan.
Pada bagian depan kepalanya, terdapat
garis hitam memanjang dari atas hidung sampai ke tengah dan sekeliling mata.
Garis ini juga sering ditemukan di bagian belakang telinga, ujung kaki dan
ekor.Mata sugar glider berwarna hitam, berbentuk bulat, dan bersinar apabila
terkena cahaya. Sebagai hewan nokturnal, bagian mata tersebut cukup efektif
saat malam hari atau kondisi minim cahaya. Sugar glider memiliki ciri khas yang
unik yaitu, pada indera pendengaran satwa yang satu ini juga cukup peka.
·
Habitat
Sugar glider hidup di wilayah hutan dan
padang sabana
·
Peranan
Sugar glider memiliki peran penting di
habitat aslinya sebagai hewan arboreal, mereka berkontribusi dalam penyebaran
atau penyerbukan biji dan membantu regenerasi hutan. Selain itu, sugar glider
menjadi bagian dari rantai makanan, berfungsi sebagai mangsa predator seperti
burung hantu dan ular, sehingga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
· Persebaran
(Sumber: Salas, L., Dickman, C., Helgen, K.,
Winter, J., Ellis, M., Denny, M., Woinarski, J., Lunney, D., Oakwood, M.,
Menkhorst, P. & Strahan, R. 2016)
Sugar glider tersebar di wilayah Asia
Tenggara termasuk Indonesia (Papua), Papua Nugini, dan Australia
·
Status
Konservasi
Sugar glider terdaftar dalam spesies
resiko rendah (Least Concern) oleh IUCN (International Union for
Conservation of Nature).
Kaisa Yusri Agni
Member