Giraffa camelopardalis

07 Januari 2024
User Image Gambar 07 Januari 2024
user-avatar
Taksonomi

Kingdom (Animalia)

Phylum (Chordata)

Class (Mamalia)

Ordo (Artiodactyla)

Family (Giraffidae)

Genus (Giraffa)

Spesies ( Giraffa camelopardalis )

Catatan

Catatan

a)  Ciri-ciri Morfologi

Jerapah adalah binatang tertinggi di dunia. Jerapah jantan tingginya mencapai 5 meter dan berat badan hingga 1 ton (1.000kilogram). Jerapah betina biasanya sedikit lebih kecil. Kaki depan jerapah sedikit lebih panjang daripada kaki belakang. Kaki depan yang lebih panjang ini berguna untuk menopang otot-otot pangkal leher yang sangat besar. Jerapah memiliki tanduk tumpul yang ditutupi kulit. Tanduk jerapah jantan lebih tebal dan lebih beratdengan panjang sekitar 10 cm.

Jerapah memiliki lidah berwarna hitam yang panjangnya mencapai sekitar 45 cm yang digunakan untuk memungut dedaunan dan membawanya ke dalam mulut. Jerapah memiliki pembuluh darah yang sangat elastis dan katup pembuluh vena dileher untuk menyeimbangkan naik tekanan darah secara mendadak pada saat kepalanya diturunkan.

Jerapah memiliki corak kulit bervariasi dengan bentuk dan ukuran tutul yang beragam. Umumnya tutul berwarna gelap kecoklatan atau kemerahan dengan warna latar kekuningan.

b)  Habitat

Jerapah hidup di wilayah benua Afrika atau daerah sub-Sahara Afrika yaitu daerah padang rumput atau sabana. Tetapi, mayoritas populasi jerapah dunia ditemukan di Afrika Timur, dan beberapa spesies juga ditemukan di Afrika Selatan.

c)  Peranan

Jerapah merupakan ‘insinyur ekologi yang memainkan peran penting pada ekosistem sabana Afrika. Salah satu peranannya adalah sebagai herbivora yang membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memakan tumbuhan dan memperkaya tanah dengan kotorannya. Selain itu, leher panjang jerapah juga memungkinkan mereka untuk mencapai makanan dan nutrisi yang tidak dapat dijangkau hewan lainnya, terutama di habitat di mana makanan menjadi langka dan kekeringan cukup umum terjadi. Selain itu, jerapah juga memiliki peran dalam sistem peringatan dini untuk melihat predator yang mendekat

d)  Penyebaran



(Sumber: Muller, Z. 2016)

 

Mayoritas populasi jerapah dunia ditemukan di Afrika Timur, dan beberapa spesies juga ditemukan di Afrika Selatan.

e)  Status Konservasi

Jerapah termasuk dalam kategori "Vulnerable" atau "Rentan Terancam" dalam status konservasi. Jerapah diberi perlindungan Appendix II, yang berarti mereka dianggap terancam namun belum tentu terancam punah, walaupun bisa saja terancam punah jika perdagangan tidak diatur secara ketat.

Klik untuk melihat peta